Cucu sudah pernah dengar soal Gunung Padang? Nah, beberapa waktu kedepan akan kembali dilakukan eskavasi (penggalian), gunung Padang yang ada di Cianjur akan segera dipecahkan misterinya. Saat ini, dilaporkan tim Arkeolog sedang dalam tahap pembukaan sisi timur Gunung Padang. Sekadar informasi, sisi timur adalah sisi pada gunung Padang yang tidak pernah dijamah sebelumnya, bahkan oleh para ahli. Sangat diharapkan, penggalian terhadap sisi timur ini akan membuka jejak punden berundak yang memang dicurigai ada disini.

Memang, gunung Padang Cianjur adalah salah satu jejak sejarah misterius yang dimiliki Indonesia. Tujuan sisi timur digala adalah demi penelitian dan mengungkapkan peninggalan yang ditinggalkan oleh masyarakat jaman dulu yang ada di gunung Padang. Seperti yang diberitakan, sisi timur adalah sisi gunung Padang yang paling misterius dan tidak pernah dijejaki oleh manusia modern.

Yap, gunung Padang dengan segala pesonanya memang sangat menarik. Dilaporkan, tanah kawasan ini memiliki kandungan emas yang tidak rasional jumlahnya. Lebih lagi, sekitar 4 km dari situs peninggalan gunung Padang terletak pertambangan emas potensial.

Berdasarkan wawancara yang saya lakukan ke salah satu penambang emas yang telah berusia lanjut, pertambangan telah berlangsung sejak zaman penjajahan Belanda. Pun, terdapat kemungkinan bahwasanya masyarakat yang hidup pada jaman ini sudah mengenal adanya emas dan pertambangan. Tapi bukan berarti di situs gunung padang akan dijumpai emas atau benda berharga.

Yang menjadi pertanyaan besar adalah, apakah mungkin terdapat artefak yang dibuat dari emas di lokasi situs gunung Padang? Mengingat, pada kebudayaan lain yang ada di luar negeri terdapat peninggalan yang berupa emas di berbagai sejarah yang ada.

Selama ini sudah banyak penelitian arkeologi yang diadakan di Gunung Padang. Dari sana, terbukti Cu kalau fungsi bangunan untuk pemujaan nenek moyang. Pecahan tembikar dan tanah liat bakar yang ditemukan disini mungkin berfungsi sebagai wadah untuk pemujaan.

 

Sumber Foto: PegiPegi, Podosuko

About the author

Leave a Reply