Kakebo, Seni mengelola keuangan Rumah Tangga Ala Jepang

Masyarakat Jepang percaya bahwa stabilitas keuangan adalah kunci untuk kesejahteraan. Stabilitas keuangan salah satunya bisa diraih dengan cara merubah mindset setiap mendapatkan penghasilan, “berapa yang mau saya tabung” bukan menitik-beratkan pada “pengeluaran apa saja yang bisa saya lakukan”. Kalau kita pernah mendengar Marie Kondo asal Jepang yang dikenal sebagai pioneer seni bersih-bersih ala jepang ada juga Hani Motoko yang mempopulerkan kakebo atau seni mengelola keuangan ala Jepang. Ka-ke-bo memiliki arti buku akun ekonomi rumah tangga.

Menggunakan metode Kakebo sangatlah mudah, berikut langkah-langkah mengatur kekuangan ala kakebo, langkah pertama dengan menuliskan jawaban dari 4 pertanyaan ini:

  • Berapa jumlah penghasilan yang anda miliki?
  • Berapa banyak uang yang ingin anda simpan?
  • Berapa jumlah uang sebenarnya yang biasa saya belanjakan?
  • Bagaimana saya bisa memperbaiki pengeluaran saya agar dapat mencapai tujuan keuangan?

Setelah semua pertanyaan terjawab mulai rencanakan pengeluaran anda agar rencana menabung tercapai, caranya adalah dengan membagi budget pengeluaran ke 4 pos ini:

  1. General/Kebutuhan sehari-hari seperti makanan, transportasi dan obat-obatan
  2. Leisure/rekreasi: belanja, makan diluar dan lain-lain
  3. Culture/tambahan wawasan: buku, film, edukasi
  4. Extras/biaya tambahan lainnya: kado, biaya perbaikan, dll

Setiap akhir bulan lakukan evaluasi terhadap pengeluaran-pengeluaran diatas, apakah sudah sesuai rencana atau belum.

Saran Aki, bagi yang belum memiliki dana darurat, buat tujuan menabung untuk dana darurat terlebih dahulu ya, apabila belum memiliki tanggungan minimal dana darurat adalah 3x pengeluaran bulanan sedangkan untuk ya, untuk yang sudah memiliki 1 tanggungan minimal 6x pengeluaran dan seterusnya. Selamat mencoba, Cu

About the author

Leave a Reply