Ngubek Situ : Tradisi Sambut Ramadhan Warga Bogor

Indonesia memang memiliki tradisi dan budaya yang sangat beragam disetiap kota maupun daerahnya. Setiap kebudayaan di daerah-daerah tersebut memiliki keunikannya masing-masing yang salah satunya adalah sebuah tradisi yang bisa  ditemui di Kota Bogor, Jawa Barat yang bernama “Ngubek Situ”. Tradisi Ngubek Situ ini merupakan tradisi khusus yang biasanya dilakukan untuk menyambut bulan Ramadhan dan biasanya dilaksanakan Situ Gede yang terletak di kawasan Hutan Cifor.

Menurut Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Situ Gede, Eman Sulaiman mengungkapkan jika tradisi Ngubek Situ ini sudah dilakukan warga sekitar Situ Gede sejak jaman Belanda. Biasanya tradisi ini dilakukan selama dua hari sebelum bulan Ramadhan tiba dan tradisi ini sendiri cukup menarik perhatian banyak warga sekitar bahkan dari hingga ke luar kota.

Tidak hanya sekedar menjadi tradisi tahunan yang selalu diadakan menjelang bulan Ramadhan, kini Ngubek Situ juga telah menjadi sebuah pesta rakyat yang selalu dinanti-nanti warga masyarakat bahkan tidak hanya itu saja, tradisi tahunan ini pun bertransformasi menjadi sebuah wisata yang sayang untuk dilewatkan. Pada tahun 2017 yang lalu, tradisi ini dilakukan pada 20 – 21 Mei 2017 yang dilakukan tidak hanya untuk menyambut bulan Ramadhan namun juga menyambut HJB atau hari jadi kota Bogor yang ke 535 tahun.

Dalam tradisi Ngubek Situ ini, warga akan beramai-ramai mauk atau menceburkan diri ke dalam Situ Gede untuk bisa menangkap ikan di dalamnya. Hal tersebut dilakukan turun temurun oleh warga Kelurahan Situ Gede dari generasi ke generasi yang pada awalnya, Ngubek Situ ini dilakukan warga sekitar Situ Gede untuk memanen ikan yang ada di dalam Situ Gede untuk keperluan makan sahur di hari pertama puasa. Seiring dengan perkembangan jaman, tradisi ini pun kini sudah bertransformasi dan dikemas sedemikian rupa yang membuatnya semakin menarik.

Situ Gede sendiri diketahui memiliki beragam jenis ikan yang cukup melimpah yang biasanya sering dimanfaatkan warga sekitar untuk dikonsumsi. Dengan luas yang mencapai 4,6 hektar, tidak heran jika Situ Gede ini menjadi salah satu destinasi wisata favorit di Kota Bogor. Terlebih lagi ketika diadakannya tradisi Ngubek Situ setiap tahunnya, disebut-sebut membuat wisatawan di tempat ini melonjak drastis.

Biasanya, menjelang diadakanya tradisi Ngubek Situ, panitia dan Pemerintah setempat melakukan penebaran atau pelepasan ikan hingga ribuan kilo di Situ Gede ini. Hal tersebut dilakukan agar, populasi ikan di dalam Situ tersebut semakin bertambah. Biasanya jenis ikan yang menjadi favorit dalam tradisi Ngubek Situ Gede ini adalah ikan emas dan juga mujair.

Meskipun pada awalnya hanya dilakukan oleh warga lokal Situ Gede saja, kini tradisi Ngubek Situ ini bisa juga diikuti siapapun. Di mana, setiap peserta yang akan mengikutinya bia menggunakan alat apa saja untuk menangkap ikan. Namun, khusus untuk peserta yang menggunakan jala sebagai alat menangkap ikan akan dikenakan biaya khusus sebesar Rp 30 ribu. Tidak hanya itu saja, peserta juga bisa menggunakan rakit yang disediakan oleh panitia untuk menuju ke tengah Situ Gede.

Menanggapi tradisi Ngubek Situ Gede ini, walikota Bogor Bima Arya pun mengapresiasi warganya dan berharap agar tradisi tersebut terus dilestarikan. Dirinya jua berharap agar warga sekitar Situ Gede bisa tetap menjaga kelestarian kawasan lingkungan Situ Gede dan Hutan Lindung Cifor agar terus terawat dan terjaga.

Sumber Gambar : Pos Kota, antara

About the author

Leave a Reply